Jan 31, 2019

Remontada! Barca perkosa Sevilla 6-1 [Highlights Video]

Barcelona memperkose Sevilla di laga leg 2 Copa del Reey! Blaugrana sukses membungkam lawan setelah membantai Sevilla dengan setengah lusin gol untuk mengunci tiket semi-final.

Barca Sempat terancam tak lolos ke semi-final Copa del Rey. Pada laga leg 1, Barceona sempat kalah 2-0 di kandang lawan. pada leg 2, Barca menjamu yang Sevilla datang ke markas Barca dengan satu kaki di semi-final berkat kemenangan 2-0 di Ramon Sanchez Pizjuan pekan lalu, ketika Barca tak memboyong Lionel Messi dalam skuat mereka. Akhirnya, Barcelona sukses membungkam keraguan lewat penampilan fantastis di Camp Nou, di mana mereka memukul balik Sevilla 6-1 dan memastikan tiket empat besar dengan agregat 6-3.

Tuan rumah mendominasi pertandingan sehingga berhasil membalikkan keunggulan agregat lewat gol cepat Coutinho dan Sergi Roberto dalam kurun satu menit, dan Guilherme Arana sempat memperkecil skor sebelum Luis Suarez dan Lionel Messi menutup comeback sempurna Blaugrana.
Barcelona menjadi kampiun Copa del Rey di empat musim terakhir dan pemuncak klasemen La Liga itu berada di jalur yang benar untuk menyabet yang kelima konsekutif berkat performa gemilang di hadapan pendukung sendiri.
Coutinho berkontribusi atas gol kedua Sevilla pekan lalu, dan kini ia membayar kesalahan tersebut dengan memberi timnya keunggulan di menit ke-13 ketika pelanggaran Quincy Promes pada Messi berbuah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh pemain asal Brasil itu.
Barca juga harus berterima kasih kepada Cillessen atas dua penyelamatan gemilangnya, pertama membendung backheel Andre Silva di dekat tiang gawang, kemudian menggagalkan penalti Banega setelah Gerard Pique melanggar Roque Mesa.

Agregat menjadi imbang di menit ke-31 ketika umpan sensasional Arthur diterima Rakitic dan finishing-nya sukses merobek jala bekas klub sendiri.
Barca unggul 3-0 di awal babak kedua, saat Courinho menyundul umpan Luis Suarez.
Mimpi buruk berlanjut untuk Sevilla – yang dicukur 5-0 oleh Barca di final tahun lalu – selang 103 detik kemudian melalui tembakan first-time Roberto dari umpan Messi.
Namun, setelah klaim penalti Coutinho untuk handball Daniel Carrico ditolak, Sevilla memperkecil ketinggalan dengan Arena mengoyak jala Cillessen, meski harus lebih dulu mengecek VAR sebelum mengesahkan gol tersebut.
Sevilla butuh satu gol lagi untuk lolos dengan keunggulan gol tandang, namun mereka justru lengah dan kebobolan dua kali.
Suarez menuntaskan serangan balik cepat Barca sebelum Messi menutup comeback sempurna klub Catalan itu.
Read More

Dec 9, 2018

Tips cara Merawat JERSEY baju bola biar awet tahan lama


Sebagai fans atau penggemar sepakbola, kita pasti tidak asing lagi dengan yang namanya jersey, atau baju bola. ada jersey barcelona, real madrid, manchester united, chelsea, juventus dan lainnya. Mungkin bagi banyak orang, membeli dan menggunakan jersey adalah suatu kebanggaan, oleh karena itu perlakuannyapun berbeda dari barang yang lainnya baik itu cara mencuci, memakai ataupun merawatnya. Harga Sebuah Jersey beraneka ragam sesuai dengan kualitas jersey tersebut, terlepas dari itu semua, perawatan untuk jersey kesayangan adalah suatu hal yang mesti dilakukan agar jersey kita tetap awet dan tahan lama.

@Kilasbarca_shop akan membeberkan beberapa perawatan jersey yang harus kalian perhatikan supaya awet dan tahan lama.. (kayak iklan obat dewasa aja... :v)

Tips mencuci jersey!

1. Jangan cuci dengan mesin cuci. Cukup direndam dengan air sabun deterjen selama beberapa menit. jika terlalu kotor kali, bisa di kucek-kucek.
2. Bilas jersey sampai bersih. jangan dikeringkan dengan mesin cuci.
3. hindari memeras jersey saat dicuci dengan cara diplintir karena dapat menyebabkan terselupasnya sablonan,
4. Jemur jersey menggunakan gantungan (Hanger)dan jemur di tempat yang tidak secara langsung terkena sinar matahari.

Tips menyetrika Jersey (atau trik ketika patch mulai terkelupas)

1. Gunakanlah suhu setrika yang rendah(tidak terlampau panas)
2. Untuk untuk Patch yg mulai lepas setrikalah Jersey dengan cara dibalik, yaitu dengan menyetrika bagian patch dari dalam, bukan dari luar, dengan tingkat panas yg sedang, jangan terlalu panas dan lama. cukup 5-7 detik.
Untuk menghindari font terkelupas, lecet, cepat berbulu, maka lapislah jersey dengan kain diatasnya, supaya jersey tidak kontak langsung dengan sterikanya. jika masih belum lengket, ulangi langkah seperti tadi.

kalau pengalaman mimin sih, untuk jersey gak pernah di setrika. langsung lipat dan pakai :D

Cara menyimpan Jersey

Ketika dipakai/disimpan, hindari dari gesekan-gesekan terutama dengan permukaan yang kasar, karena hal tersebut dapat menyebabkan benang-benang jersey tertarik (timbul bulu). Biasanya timbul ketika terjatuh saat Futsal atau di lapangan.
Simpanlah dengan cara digantung untuk menghindari sablon yg terkelupas, atau retak.

Hal-hal yang perlu dihindari:
hindari memeras jersey saat dicuci dengan cara diplintir karena dapat menyebabkan terselupasnya sablonan, hal ini berlaku untuk semua jenuis termasuk Jersey yang Original dari toko-toko resmi.
Hindari merendam jersey terlalu lama dalam rendaman berisi air yang diberi deterjen, waktu yang disarankan tidak lebih dari 5menit.
Jangan mencuci jersey dengan mesin cuci karena akan merusak sablonan dan serat kain.
Jangan mengeringkan menggunakan mesin pengering (spin).
Hindari menjemur menggunakan tali tapi gunakanlah gantungan (hanger).

selamat merawat jersey para cules angels :D
Read More

Oct 19, 2018

Maradona Sebut Messi tidak punya jiwa kepemimpinan? ini kata Abidal

Eric Abidal Direktur olahraga Barcelona membantah pendapat tentang tak adanya sifat kepemimpinan dalam diri seorang kapten utama Barcelona musim ini, yakni Lionel Messi. Abidal menjelaskann bahwa Messi sudah menjadi teladan bagi klub barcelona.

diketahui, Diego Maradona, baru-baru ini menyebut kalau Lionel Messi tak punya jiwa kepemimpinan. La Pulga didakwa Maradona lebih suka bermain PlayStation alih-alih dengarkan briefing dari pelatih dan 20 kali keluar masuk toilet sebelum laga dimulai.

Ucapan sang legenda ini tak lepas dari kegagalan Albiceleste dalam beberapa tahun terakhir, seperti di ajang Copa America dan terakhir tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Lionel Messi Irit Bicara
Eric Abidal selaku direktur olahraga Barcelona sampaikan bantahannya terhadap tudingan Maradona tersebut. Apalagi, mantan pemain Timnas Prancis ini pernah satu tim dengan Messi.

“Messi sebagai seorang kapten adalah panutan. Tidak hanya karena talentanya, tapi juga kepribadiannya,” ujar Abidal.
“Dia tidak terlalu banyak bicara, tapi ia menunjukkan segalanya di atas lapangan. Dia menjadi pemain kunci bagi Barca dan juga di dalam ruang ganti pemain,” tambahnya.

“Kami selalu berkata, Leo tidak perlu banyak berbicara. Semua orang tahu kapan dia marah dan kapan dia bahagia. Perannya di dalam tim sangat penting bagi para pemain muda dan juga para pemain baru,” tegas Abidal.

“Kisah soal Messi merupakan cerita yang terindah, tapi dia telah menunjukkannya di sini, di Barca bahwa dengan kerja keras, segala hal bisa diraih. Dia pemain yang hebat dan berkat dia, level permainan para pemain lain meningkat,” ungkapnya.

di level tim nasional, Messi hingga kini belum kembali bergabung dengan Timnas Argentina sejak Albiceleste tersingkir saat melawan Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Read More

Aug 11, 2018

Sering belanja pemain, Barcelona sudah ganti filosopi?

Barcelona kini dikenal dengan klub yang paling aktif di jendela trasnfer. Sering belanja pemain. Pada jendela trasnfer kali ini saja Barca sudah menghabiskan banyak uang untuk belanja pemain. Barcelona yang dikenal sejak dulu selalu mempromosikan pemain akademi La Masia nya kini lebih sering mendatangkan pemain dari klub lain daripada mempromosikan lulusan La Masia.

Sudah empat pemain didatangkan oleh Barcelona di bursa transfer musim panas tahun ini. Arthur Melo, Clement Lenglet, Malcom, dan Arturo Vidal merupakan deretannya. Banyak uang yang telah dikeluarkan Blaugrana. Sedikitnya sudah 125 juta euro dibelanjakan untuk memperkuat skuad el Barca. Sejak kepergian Neymar, Blaugrana sudah menggelontorkan lebih dari 400 juta euro untuk mendatangkan pemain baru. Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele merupakan pembelian mahalnya sejak kepergian Neymar.

Barcelona dinilai sudah meninggalkan kebiasaan untuk mempromosikan pemain dari akademi La Masia. Di skuat kali ini, cuma ada tujuh pemain jebolan La Masia di skuat utama. Lionel Messi, Sergio Busquets, Sergi Roberto, dan Munir merupakan contohnya.

Direktur olahraga Barcelona, Eric Abidal, mempunyai pembelaan mengenai kebijakan transfer tim Catalan itu. Barcelona disebut cuma sedang menyesuaikan diri untuk memperkuat skuat.

"Anda membahas mengenai sebuah filosofi, tapi ada pemain lain juga (yang diminati oleh Barcelona)," kata Abidal pada media Marca.

"Saya pikir kami harus beradaptasi pada skuat dan menjadikannya sekuat mungkin. Pelatih harus membuat keputusan," kata pria asal Prancis itu.
Read More

Aug 10, 2018

Keputusan Neymar untuk Pergi dari Barca menghindari bayang-bayang Messi, Tapi???

Kepindahan Neymar pada agustus 2017 lalu dengan mahar sebesar €222 juta euro, yang menjadi rekor transfer termahal di dunia. Ini seharusnya membuat neymar menjadi megabintang di klub barunya, PSG. Neymar dikabarkan rela pindah dari Barcelona, meninggalkan rekan terbaiknya, Messi dan Suarez karena ingin menjadi yang terbaik dan pergi dari bayang-bayang sang spektakuler, Lionel Messi.

Keputusan Neymar sebagai lelaki yang ambisius untuk menjadi yang terbaik, mungkin masuk akal dan bisa dimengerti, mengambil langkah lain dalam karir sepakbolanya dan menghindari bayang-bayang Lionel Messi. Tapi sudah hampir setahun berlalu, sepertinya keputusan neymar menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

Selama empat tahun di Barca, Neymar bisa dibilang sukses memenangkan sejumlah trofi di klub Catalan. bersama Trio MSN (Messi-Suarez-NEYMAR) membawa Barcelona Treble Winner (yang gak pernah di lakuin klub kayak Real Madrid-hahahaha), Copa del Rey dan gelar Liga Champions dan lainnya.

Kepergiannya ke Paris Saint-Germain dengan mahar sebesar €222 juta mengejutkan dunia sepakbola. Sebelumnya, Barca membeli Neymar pada tahun 2013, alih-alih supaya diharapkan menjadi pewaris jangka panjang Lionel Messi di Barcelona. Namun, setiap pemain sepakbola yang menginginkan penghargaan pemain terbaik sekelas Ballon d'Or pasti tahu bahwa mereka tidak akan dapat melakukannya jika bermain dengan si pemain terbaik selama bertahun-tahun itu dalam klub yang sama - Messi.

Ronaldo, yang pernah bermain untuk Barcelona pada 1996-1997, mengaku kaget saat mendengar Neymar meninggalkan Barca karena dibeli PSG senilai 220 juta euro.

bagi Ronaldo, 41 tahun, langkah Neymar itu dianggap sebagai kemunduran. "Dari sudut pandang olahraga, keputusannya merupakan langkah mundur," katanya dalam wawancara dengan mantan pemain internasional Brasil, Zico, melalui YouTube.

Ronaldo, yang juga pernah bermain untuk Real Madrid dan Inter Milan, lantas melanjutkan, "Tapi ada tantangan berbeda yang dicari setiap orang," ucapnya. "Saya bermain di Barcelona saat itu dan pergi ke Inter saat kompetisi di Italia jauh lebih kompetitif."

Keputusan terburuk untuk pindah ke pSG?

Peforma Neymar terus mengalami kemunduran sejak pindah ke PSG. Di liga 1 Prancis, Neymar masih kalah saing dalam jumlah gol dengan rekan timnya sendiri - Cavani. Neymar juga kerap dilanda Cidera, yang membuatnya tidak bisa berbuat banyak kala PSG dikalahkan dengan Real Madrid di Liga Champions. Neymar juga gagal membawa Timnas Brazil di ajang piala dunia. Brazil dikalahkan Belgia di babak perempat final Piala dunia 2018.

Apes bagi Neymar. Di klubnya PSG musim depan ini, ia kini berada dalam bahaya berada di bawah bayang-bayang bocah lokal yang bermain apik di piala dunia 2018 yaitu Kylan Mbappe. Alih-alih pindah dari Barca untuk menghindari bayang-bayang si Messi, di PSG malah muncul bayang-bayang baru bagi Neymar.

Neymar sendiri dikabarkan tidak kerasan di PSG dan ingin balik lagi ke Spanyol. Pasalnya, Neymar sudah beberapa kali terekam di tayangan televisi menampakkan ketakpuasannya dengan pelatih PSG, Unai Emery, dan sesama penyerang dari Uruguay, Edinson Cavani, saat bertanding. Hal itu terjadi ketika Cavani mengambil alih peran Neymar sebagai penendang hadiah penalti. Tampak di lapangan terjadi perdebatan sesaat di antara dua pemain itu, sebelum Cavani melakukan tendangan penalti.

"Jika Anda ingin menjadi yang terbaik di dunia, PSG kuat, tetapi mereka tidak memiliki tradisi di Liga Champions, mereka bukan yang terkuat di Eropa," kata mantan Barca, Rivaldo kepada Sport pada Mei.

"Liga Prancis tidak seperti liga Inggris, Spanyol, atau Jerman. Karena alasan itu, saya pikir dia melakukan kesalahan, tetapi secara finansial itu baik untuk dia dan keluarganya."
Pemain asal Brasil itu menarik Real Madrid sebagai pengganti yang mungkin untuk Ronaldo setelah Portugis menyelesaikan kepindahannya ke Juventus pekan lalu, tetapi bahkan Los Blancos mungkin lebih suka mendatangkan Mbappe jika mereka diberi pilihan.
Karena Prancis maju tujuh tahun lebih muda dan juga lebih baik berperilaku daripada rekan setimnya di PSG dan Madrid mungkin waspada terhadap perilaku pemain Brasil - terutama mengingat pengeluaran besar yang dipertanyakan.

"Saya pikir itu adalah pertanyaan untuk pelatih. Pelatih harus memberikan jawaban untuk apa yang dia inginkan di lapangan, bagaimana dia ingin bermain," mantan striker Real Fernando Morientes mengatakan kepada Goal pekan lalu.

"Jika kau bertanya padaku, aku ingin bermain dengan dua pemain tengah dan dua pemain sayap. Jadi, bagiku pemain kunci untuk itu adalah Neymar, bahkan Mbappe."
Dan dengan perpecahan di ruang ganti antara pemain Brasil dan Prancis, mungkin hanya masalah waktu sebelum salah satu dari dua bergerak.
Jika ada, Neymar membutuhkan Real Madrid sekarang jauh lebih banyak daripada yang dibutuhkan Real Madrid, Neymar. Sebuah kepindahan kembali ke salah satu kekuatan tradisional dunia dapat membantu fokus 26 tahun lagi dan menjadi bintang yang ia lihat pasti akan berkembang di Barcelona.
Read More

Jul 26, 2018

Barcelona minta maaf karena bajak Malcomm, AS Roma Tak mau Maafkan kecuali dengan ini..


Barcelona kembali mendapatkan pemain baru mereka. Adalah Malcom, Pemain muda asal klub Bordeux yang berusia 21 tahun. Pesepakbola berusia 21 tahun itu hijrah ke klub asal Catalan setelah merampungkan kesepakatan yang mencapai 42 juta euro. Namun Transfer ini mengundang kegaduhan karena sebelumnya, Bordeux hampir saja merampungkan transfer ke AS Roma. Namun, Barcelona datang menikung proses Transfer tersebut.

AS Roma awalnya tinggal selangkah lagi mendapatkan Malcom dari Bordeaux. Mereka telah menyepakati transfer dengan Bordeaux di harga 40 juta euro termasuk bonus-bonus, dan tinggal menunggu Malcom datang untuk menuntaskan kepindahan.

Tapi di saat-saat terakhir Barcelona memberikan penawaran lebih baik untuk Malcom, yakni 41 juta euro plus satu juta euro lainnya untuk bonus-bonus. Roma dan Barca pun kemudian terlibat perang tawaran. Pada akhirnya, Roma memutuskan untuk mundur dan Barca lah yang mendapatkan pemain asal Brasil tersebut. Pada akhirnya winger muda usia 21 tahun itu benar-benar pindah ke Barcelona.

James Pallotta, Presiden AS Roma buka suara soal kegaduhan transfer Malcom ke Barcelona. Pallotta menyatakan bahwa Barca telah meminta maaf kepada Roma terkait Malcom. Namun Pallotta baru akan menerima permintaan maaf tersebut kalau Barca menyerahkan Lionel Messi.

"Barcelona ikut campur dengan cara yang tidak etis. Di pagi hari, (Direktur Olahraga Roma) Monchi melakukan komunikasi lewat panggilan konferensi dengan agennya dan kesepakatan dibuat," ujar Pallotta kepada Sirius seperti dikutip Football Italia.

"Kami menerima saran hukum dan sepertinya Bordeaux akan dipanggil untuk bersaksi. Kemarin Barcelona meminta maaf kepada kami, tapi saya tidak menerima permintaan maaf mereka."

"Satu-satunya cara untuk menerima permintaan maafnya adalah jika mereka memutuskan untuk memberi kami Messi," ucap Pallotta.

"Hubungan dekat dengan Barcelona? Tidak. Mereka lebih besar daripada kami dan kami akan punya kesepakatan dengan mereka di masa depan."

Read More

Jul 23, 2018

Ozil pensiun dari Timnas Jerman karena Foto dengan Erdogan, Presiden Turki??

Mesut Ozil secara mengejutkan mengumumkan diri untuk pensiun dari Tim Nasional Jerman. Keputusan sang Gelandang Arsenal ini berhubungan dengan pertemuannya dengan Recep Tayyip Erdogan (Presiden Turki) yang menuai kontraversi pada Mei lalu. Ozil membuat kontroversial bagi publik Jerman dan Turki dengan foto bersama Recep Tayyip Erdoğan, Presiden Turki saat lagi dalam masa-masa pemilu pemilihan presiden Turki. Tak ayal, banyak pihak yang menyangka kalau foto ini mengandung unsur politik.

Federasi sepakbola Jerman (DFB) dan Kanselir Jerman, Steffen Seibert, bahkan ikut berkomentar tentang apa sih motivasi Ozil berfoto dengan Erdogan. Mereka khawatir foto tersebut membuat banyak kontraversi dan salah paham, Mengingat Ozil sangat dikenal dan populer di Jerman maupun Turki.

Ozil bukan satu-satunya pemain yang bertemu dengan Erdogan di London pada 14 Mei 2018. Bersamanya hadir pula Ilkay Gundogan (gelandang Manchester City) dan Cenk Tosun (penyerang Everton). Kabarnya Emre Can (gelandang Liverpool) juga diundang, namun menolak hadir. Erdogan saat itu berada di Inggris dalam rangka Kunjungan. Agendanya adalah bertemu dengan Ratu Elizabeth II dan Perdana Menteri Inggris, Theresa May.
Masing-masing pemain berpose dengan Erdogan sembari membentangkan seragam klub mereka masing-masing.



Kontroversi foto-foto Ozil bersama Erdogan tak mereda seiring waktu. Penampilan buruk Ozil dan Tim Nasional Jerman di Piala Dunia 2018 membuat isu ini kembali muncul ke permukaan. Setelah sekian lama banyak tuai perdebatan dan kontraversi, Ozil akhirnya angkat bicara. Melalui akun resmi Twitter-nya, Pemain terbaik jerman 5x ini memosting surat terbuka yang terdiri dari tiga bagian. Isi surat itu menjelaskan secara mendetail soal kontroversi fotonya dengan Erdogan.

Isi surat terbuka Mesut Ozil

“Seperti kebanyakan orang, nenek moyang tidak hanya berasal dari satu negara saja. Sementara saya tumbuh besar di Jerman, latar belakang keluarga saya punya akar Turki. Saya punya dua hati, satu Jerman dan satunya Turki. Sejak kecil, ibu saya mengajari untuk selalu menghargai dan tidak boleh melupakan asal muasal saya, dan sampai sekarang nilai ini selalu saya pegang,” tulis Ozil, pada bagian surat yang pertama.

“Pada Mei lalu, saya bertemu dengan Presiden Erdogan di London, ketika menghadiri acara amal dan edukasi. Kami pertama kali bertemu pada tahun 2010/2011 ketika beliau dan Angela Markel menonton laga Jerman vs Turki bersama-sama di Berlin, Jerman. Sejak saat itu, kami sering bertemu secara tidak sengaja di banyak tempat di dunia. Saya tahu jika foto kami menjadi pemberitaan besar di media Jerman, dan sementara banyak orang menuduh saya berbohong atau penuh dusta, tapi foto kami tidak memuat intensi politik,” lanjutnya.
“Pekerjaan saya adalah sebagai pesepakbola, bukan politikus, dan pertemuan kami bukan sebuah bentuk dukungan politik. Faktanya, ketika kami bertemu, topik obrolan masih sama, yaitu sepakbola karena beliau juga pemain sepakbola di masa mudanya," tutupnya.

Tiga jam setelah merilis surat terbuka pertamanya, Ozil kemudian memosting surat terbuka bagian kedua. Kali ini Ozil menyerang DFB, serta beberapa sponsor yang tidak mendukungnya selama kekacauan terjadi.

“Saya tak sudi lagi menjadi kambing hitam atas ketidakcakapan dan ketidakmampuannya menjalankan tugas dengan layak,” kata Ozil tentang Presiden DFB (PSSI-nya Jerman), Reinhard Grindel.

Saya di anggap sebagai orang jerman ketika menang, tapi dianggap imigran ketika kalah? teman saya podolski dan Klose tidak pernah disebut sebagai Jerman-Polish, tapi kenapa saya diberi predikat Jerman-Turki? apakah karena saya keturunan Turki? Atau karena saya seorang Muslim? - Mesut Ozil

Surat ketiga, Ozil menyatakan mundur dari Timnas Jerman

“Dengan berat hati dan pertimbangan panjang akibat kejadian-kejadian belakangan,” tulis Ozil dalam paragraf penutup pernyataannya, “saya tak akan lagi bermain untuk Jerman di tingkat internasional selama saya masih merasakan rasialisme dan hinaan. Dulu saya mengenakan seragam Jerman dengan rasa bangga dan semangat yang tinggi, tapi kini tidak lagi. Keputusan ini sangat sulit diambil karena saya selalu memberi segalanya untuk rekan-rekan satu tim, para staf pelatih, dan orang-orang baik Jerman. Namun ketika para pejabat tinggi DFB memperlakukan saya seperti ini, menghina akat Turki saya dan dengan egois menjadikan saya propaganda politik, maka cukup sudah. Saya tidak bermain sepakbola karena itu, dan saya tak akan diam saja. Rasialisme tidak boleh, tidak pernah boleh diterima.”


Pemain berjuluk "Burung Hantu" itu sendiri disinyalir tampil buruk di Piala Dunia 2018 lalu, karena terkena dampak langsung terhadap pemberitaan buruk soal dirinya atas kasus ini.
Read More